Sembuh dari Covid-19
Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, kembali melaksanakan kegiatan sharing Session On-Line pada tanggal 04 Agustus 2020 .Kegiatan ini mangangkat tema “Sembuh dari Covid-19 Perspektif Kesehatan dan Islam” dengan narasumber Dr. Hj. Amrah Muhammad Kasim, M.A (Ketua Prodi S.3 Pascasarjana UIN Alauddin Makassar), Dr. dr. H. M. Harun Iskandar, Sp.PD.,Sp.P (k) K. (Ahli Paru-paru) dan dr, Hj, Dewi Setiawati Muchsin, Sp.Og.,M.Kes. (Ahli Kandungan). Peserta yang hadir 168 orang dengan berbagai latar belakang. Nampak hadir Rektor UIN Alauddin Makassar, Pimpinan Pascasarjana, Dosen Pacasarjana, peserta dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, peserta dari UIN Raden Patah Palembang, peserta dari Fakultas Psikologi UNM, peserta dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan peserta dari berbagai daerah Polewali Mandar, Balandai, dan Sambas. Acara diawali dengan pengantar oleh moderator acara, Dr. H. Muh. Yahya, M.Ag (Sekretaris Prodi S2. Ilmu Hadis),dilanjutkan pengarahan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Prof. Dr. H. M. Ghalib, M.,M.A. (Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar).
Pemateri pertama
menyampaikan virus covid-19 merupakan virus yang harus disikapi dengan
wajar, tidak boleh takut secara berlebihan namun tetap waspada. Sering cuci
tangan pakai air dan sabun, menjaga kebersihan, menjaga imunitas dan berat tubuh
yang ideal. dr Hj. Dewi Setiawati, mengupas pula materi melalui pendekatan
kesehatan khsususnya bidang kandungan. Seorang ibu yang terindikasi covid-19
segera melakukan karantina mandiri dengan menjauh secara “jarak” untuk
menghindari dampak yang lebih luas kepada anak, atau keluarga. Dukungan
psikologi dari teman, perhatian keluarga dan imunitas merupakan faktor utama kesembuhan
dari covid-19.
Dr. Hj. Amrah Muhammad Kasim, mengulas Covid-19 melalui khazanah Islam.
Islam memberikan warning sejak awal untuk menghadapi wabah seperti covid-19. Berbagai
Istilah popular selama covid-19 seperti Pembatasan Sosial berskala Besar
(PSBB), Lockdown, karantina mandiri, cuci tangan bukan merupakan kajian baru
dalam Islam dan kesehatan. Memperbanyak dzikir serta
menyerahkan diri secara total (tawakkal)
serta melaksanakan ajaran Islam bukan hanya akan berdampak pada sisi
kesalehan seseorang namun dapat pula menjadi media dalam menjaga kesehatan.
Kegiatan ini semakin khidmat
dengan hadirnya Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan, M.A.,Ph.D.
berinteraksi dengan peserta dan pemateri. Beliau menyampaikan elaborasi dan
sharing informasi dari pasien lain
tentang adanya kemungkinan solusi alternatif dalam mengakhir pendemi
covid-19, termasuk penggunaan media herbal seperti minyak kayu putih, dedaunan yang
dapat menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan termasuk covid-19. Beliau memberikan juga pengarahan, closing statement, dan menutup kegiatan Sharing Session ke-4.