Makassar - Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar sukses melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertaraf internasional melalui kegiatan English Camp yang berlangsung di Pondok Pesantren An Nahdlah Makassar pada tanggal 13–15 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris para santri sekaligus memperkuat wawasan global dan komunikasi lintas budaya.
Program yang berlangsung selama tiga hari tersebut melibatkan dosen, mahasiswa magister, serta mahasiswa internasional dalam suasana pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif. Salah satu daya tarik utama kegiatan ini adalah kehadiran mahasiswa internasional asal Thailand, yaitu Saadah Hayyida-O, Miss Ilham Jehleh, dan Miss Nur-Aslin Cheteh, serta Muzamil Suliman Abdelhamid Mohammed dari Sudan. Kehadiran mereka memberikan pengalaman belajar lintas budaya yang inspiratif bagi para santri serta mendorong mereka untuk lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.
Ketua Program Studi, Sukirman, S.Pd., M.Pd., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen program studi dalam menghadirkan pengabdian masyarakat yang berorientasi global dan berdampak langsung bagi pengembangan pendidikan masyarakat.
“Bahasa Inggris bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga jembatan untuk membuka akses menuju peluang global. Melalui kegiatan ini, kami berharap para santri semakin percaya diri dan termotivasi untuk belajar serta berinteraksi dengan dunia internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Program Studi, Dr. Serliah Nur, M.Hum., M.Ed., menegaskan pentingnya menghadirkan pengalaman pembelajaran multikultural dalam proses pendidikan bahasa Inggris. Menurutnya, interaksi langsung dengan mahasiswa internasional dapat meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan kesadaran lintas budaya para peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Sukirman dan Dr. Serliah Nur turut menjadi narasumber utama dan fasilitator pada berbagai sesi motivasi dan pembelajaran. Selain itu, mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, yaitu Hardillah, Wafiah, dan Imran, berperan aktif sebagai instruktur yang memandu berbagai aktivitas pembelajaran interaktif, praktik berbicara, permainan edukatif, serta diskusi kelompok.
Berbagai kegiatan menarik diselenggarakan selama English Camp, di antaranya praktik public speaking, pengayaan kosakata, language games, diskusi kelompok, hingga sesi berbagi budaya internasional. Para santri terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan aktif berinteraksi dengan para instruktur maupun mahasiswa internasional.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata semakin berkembangnya kolaborasi internasional dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat di lingkungan perguruan tinggi Indonesia. Dengan melibatkan peserta dari berbagai negara, program ini berhasil menciptakan atmosfer pembelajaran bahasa Inggris yang autentik di lingkungan pesantren.
Melalui program ini, Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris Pascasarjana UIN Alauddin Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan program pendidikan yang berdaya saing global serta memperkuat kemitraan dengan lembaga pendidikan Islam dalam mendukung pengembangan kemampuan bahasa Inggris generasi muda Indonesia.