[Samata-Gowa] Mahasiswa Program Studi Manajemen
Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Musfirah, melaksanakan
ujian tutup tesis pada Rabu, 11 Februari 2026 di Ruang Prodi MPI Pascasarjana
UIN Alauddin Makassar. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan akhir studi
magister yang dijalani mahasiswa sebelum menyelesaikan pendidikan pada jenjang
Pascasarjana. Ujian berlangsung dengan suasana akademik yang khidmat dan penuh
semangat ilmiah.
Tesis yang diujikan berjudul “Implementasi
Supervisi Akademik Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Mutu Pembelajaran di MTs
Aisyiyah Sungguminasa Kab. Gowa.” Penelitian tersebut mengangkat pentingnya
peran kepala madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui
pelaksanaan supervisi akademik yang terencana dan berkelanjutan.
Ujian tutup tesis ini dihadiri
oleh tim penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Sitti Mania, M.Ag. selaku Promotor
sekaligus Ketua Penguji, Dr. Baharuddin, M.M. selaku Kopromotor dan Sekretaris
Penguji, Dr. Hj. Mardiyawati, M.Ag. selaku Penguji Utama I, serta Dr. Ridwan
Idris, M.Pd. selaku Penguji Utama II. Kehadiran para penguji memberikan
berbagai masukan akademik guna menyempurnakan hasil penelitian yang telah
dilakukan.
Dalam pemaparannya, Musfirah
menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi
supervisi akademik kepala madrasah dalam mengembangkan mutu pembelajaran di MTs
Aisyiyah Sungguminasa Kabupaten Gowa. Penelitian difokuskan pada tiga aspek
utama, yaitu perencanaan supervisi akademik, pelaksanaan supervisi akademik,
serta evaluasi dan tindak lanjut supervisi akademik yang dilakukan kepala
madrasah.
Penelitian tersebut menggunakan
pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data
dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan,
sedangkan keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan
bahwa implementasi supervisi akademik kepala madrasah di MTs Aisyiyah
Sungguminasa telah berjalan dengan cukup baik. Pada aspek perencanaan,
supervisi akademik telah dilakukan melalui penentuan tujuan, sasaran guru,
penjadwalan kegiatan, serta penyiapan instrumen supervisi. Namun demikian,
penelitian juga menemukan bahwa efektivitas pelaksanaan supervisi masih
memerlukan peningkatan, khususnya pada penyusunan instrumen yang lebih terarah.
Pada aspek pelaksanaan, supervisi
akademik dilakukan melalui kunjungan kelas, observasi pembelajaran, dan
pemeriksaan administrasi pembelajaran guru. Sementara itu, evaluasi dan tindak
lanjut supervisi akademik dilaksanakan secara berkala melalui pembinaan,
pendampingan, serta penyusunan perangkat pembelajaran yang lebih baik. Langkah
tersebut dinilai mampu membantu guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran
di madrasah.
Selama proses ujian berlangsung,
para penguji memberikan pertanyaan, kritik, serta saran konstruktif terhadap
hasil penelitian yang dipaparkan. Diskusi akademik yang berlangsung menjadi
ruang refleksi ilmiah bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai
supervisi akademik dan implementasinya dalam pengembangan mutu pendidikan di
madrasah.
Melalui penelitian ini,
diharapkan implementasi supervisi akademik kepala madrasah dapat terus
diperkuat guna meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pembelajaran di
sekolah. Selain itu, hasil penelitian ini juga diharapkan menjadi referensi
akademik bagi penelitian selanjutnya yang membahas pengembangan mutu pendidikan
melalui supervisi akademik di lingkungan madrasah.
Dalam tanggapannya setelah
pelaksanaan ujian tutup tesis, Musfirah mengungkapkan bahwa ada rasa bangga
pada diri sendiri karena berhasil bertahan sampai titik ini. Sidang tesis bukan
sekadar ujian akademik, tetapi juga ujian mental, kesabaran, dan kepercayaan
diri. Kini yang tersisa adalah rasa syukur, lega, dan kebahagiaan karena satu
langkah besar dalam hidup akhirnya berhasil diselesaikan dengan baik. Hari
tersebut juga menghadirkan rasa haru karena perjuangan yang dijalani tidak
dilewati sendirian. Dukungan dari orang tua, keluarga, dosen pembimbing,
penguji, dan orang-orang terdekat terasa begitu berarti hingga akhirnya ia bisa
berdiri dengan bangga membawa hasil dari usaha sendiri.