IQT- Tiga
Program Studi pada Program Magister Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, yakni
Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Program Studi Ilmu Hadis, dan Program
Studi Dirasah Islamiyah, menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada
Masyarakat (PKM) di Ma’had Aly As’adiyah Sengkang, Wajo. Kegiatan tersebut
mengangkat tema “Ekoteologis dalam Islamic Studies Perspektif Al-Qur’an dan
Hadis.”
Kegiatan ini menjadi ruang akademik untuk memperkuat
pemahaman tentang hubungan antara ajaran Islam dan kepedulian terhadap
lingkungan. Seminar juga menjadi momentum untuk mempertemukan perspektif
Al-Qur’an, Hadis, dan Islamic Studies dalam merumuskan paradigma keagamaan yang
lebih responsif terhadap persoalan ekologis.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Mudir Ma’had Aly
As’adiyah Sengkang, AG. Drs. KH. M. Idman Salewe, M.Th.I. Dalam
sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut tidak berhenti
pada satu agenda seminar, tetapi dapat dilanjutkan dalam bentuk kerja sama yang
lebih luas antara Ma’had Aly As’adiyah Sengkang dan Program Pascasarjana UIN
Alauddin Makassar, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat.
“Kerja sama antara Ma’had Aly As’adiyah Sengkang dan Program
Pascasarjana UIN Alauddin Makassar diharapkan dapat terus dikembangkan melalui
berbagai program akademik yang memberikan manfaat bagi kedua lembaga dan
masyarakat,” demikian pokok harapan yang disampaikan dalam pembukaan kegiatan.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan seminar yang
dipandu oleh Dr. Muhammad Irham, M.Th.I. selaku moderator. Seminar
menghadirkan tiga pemateri yang masing-masing merepresentasikan perspektif
keilmuan dari tiga program studi penyelenggara.
Pemateri pertama adalah Prof. Muhammad Yahya, M.Ag.,
selaku Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Program Magister
Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Beliau menyampaikan materi mengenai ekoteologi
perspektif Al-Qur’an, dengan menyoroti nilai-nilai Al-Qur’an yang dapat
menjadi landasan teologis dalam membangun kesadaran manusia untuk menjaga,
memelihara, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Pemateri kedua, Prof. Dr. La Ode Ismail Ahmad, M.Th.I.,
selaku Ketua Program Studi Ilmu Hadis Program Magister, membawakan materi
tentang ekoteologi perspektif Hadis. Pembahasan diarahkan pada bagaimana
hadis Nabi saw. memberikan pedoman moral dan etis mengenai hubungan manusia
dengan alam serta pentingnya menjaga keseimbangan dan keberlanjutan lingkungan.
Sementara itu, pemateri ketiga, Dr. Andi Abdul Hamzah,
Lc., M.Ag., selaku Ketua Program Studi Dirasah Islamiyah Program Magister,
menyampaikan materi “Ekoteologi dalam Perspektif Islamic Studies.” Materi
ini memperluas pembahasan dengan menempatkan isu lingkungan dalam kerangka
kajian Islam secara multidisipliner, sehingga persoalan ekologi tidak hanya
dipahami sebagai persoalan sains dan sosial, tetapi juga sebagai bagian dari
tanggung jawab keagamaan.
Seminar tersebut menunjukkan bahwa kajian ekologi dalam
Islam memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan melalui pendekatan
interdisipliner. Al-Qur’an dan Hadis tidak hanya memberikan prinsip-prinsip
etis mengenai hubungan manusia dengan alam, tetapi juga dapat menjadi basis
pengembangan pemikiran keislaman yang berorientasi pada keberlanjutan dan
kemaslahatan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan menjadi
langkah awal bagi lahirnya program kolaboratif antara Program Magister
Pascasarjana UIN Alauddin Makassar dan Ma’had Aly As’adiyah Sengkang,
terutama dalam penguatan kapasitas akademik, pengembangan riset, serta
pengabdian yang berbasis pada kebutuhan masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan di Aula Ma’had Aly As’adiyah
Sengkang pada Ahad, 9 Agustus 2026.
Link You Tube : https://youtu.be/4GnSHE1DmrA?si=GRCxrserqZt0f4zR