Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
- Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (S2) Pascasarjana UIN Alauddin Makassar Menerima 72 Mahasiswa Baru dari Berbagai Daerah

Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (S2) Pascasarjana UIN Alauddin Makassar Menerima 72 Mahasiswa Baru dari Berbagai Daerah

IQT — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Program Magister Pascasarjana UIN Alauddin Makassar kembali menunjukkan perkembangan positif dalam penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026–2027. Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. H. Muhammad Yahya, M.Ag. selaku Ketua Program Studi dan Dr. H. Muhammad Irham, M.Th.I. selaku Sekretaris Program Studi, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir berhasil menerima sebanyak 72 mahasiswa baru melalui tahapan seleksi.

Mahasiswa yang diterima berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Kolaka, Palu, Bone, Majene, Gowa, Makassar, serta sejumlah daerah lainnya. Keragaman asal daerah tersebut menjadi salah satu indikator semakin luasnya daya tarik Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sebagai salah satu pilihan pendidikan magister dalam bidang kajian Al-Qur’an dan tafsir.

Tidak hanya beragam dari sisi daerah asal, mahasiswa baru juga berasal dari berbagai latar belakang perguruan tinggi dan lembaga pendidikan Islam. Di antara almamater tersebut adalah Universitas Al-Azhar Mesir, Ma’had Aly As’adiyah Sengkang, STAIN Majene, IAIN Bone, IAI Al-Mawaddah Warahmah Kolaka, UIN Palopo, IAIN Parepare, IIQ Jakarta, UNIDA Gontor, UGM Yogyakarta, UIN Alauddin Makassar, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Keragaman latar belakang akademik ini menjadi modal penting bagi pengembangan atmosfer akademik di lingkungan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Pertemuan mahasiswa dari berbagai daerah dan tradisi keilmuan diharapkan dapat memperkaya diskursus akademik, khususnya dalam pengembangan kajian Al-Qur’an dan tafsir yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat.

Dari total 72 mahasiswa baru, terdapat 1 mahasiswa yang diterima melalui Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). Kehadiran penerima beasiswa tersebut semakin memperkuat komitmen program studi dalam membuka akses pendidikan tinggi dan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

Pada periode penerimaan mahasiswa baru semester ganjil tahun akademik 2026–2027, dari 14 Program Studi Magister yang berada di lingkungan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir tercatat sebagai program studi dengan jumlah pendaftar terbanyak kedua, setelah Program Studi Dirasah Islamiyah.

Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Selain itu, peningkatan jumlah mahasiswa juga menjadi tantangan sekaligus peluang bagi program studi untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.

Keberhasilan menerima 72 mahasiswa baru dari berbagai daerah di Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat posisi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sebagai pusat pengembangan keilmuan Al-Qur’an dan tafsir yang unggul, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan keilmuan serta kemaslahatan masyarakat.