GOWA – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali
melahirkan pakar di bidang Pendidikan dan Keguruan melalui Sidang Promosi
Doktor yang digelar pada Selasa, 28 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, H.
Sulaeman, S.Ag., MA. sukses mempertahankan disertasinya yang mengangkat isu
sosial dan pendidikan keluarga di Sulawesi Selatan.
Penelitian yang dipresentasikan berjudul "Implementasi Modul Bimbingan Pernikahan Berbasis Pendidikan Islam dalam Rangka Pencegahan Pernikahan Dini pada Masyarakat Kabupaten Pinrang". Studi ini memfokuskan pada efektivitas edukasi pranikah sebagai instrumen preventif untuk meminimalisir praktik pernikahan di bawah umur yang masih menjadi tantangan di tengah masyarakat.
Pendidikan Islam sebagai Solusi Preventif
Dalam
paparannya, H. Sulaeman menjelaskan bahwa bimbingan pernikahan yang terstruktur
dengan landasan nilai-nilai Islam memiliki peran krusial dalam memberikan
pemahaman komprehensif kepada calon pengantin dan masyarakat.
"Melalui
implementasi modul yang tepat, masyarakat diajak untuk memahami kesiapan fisik,
mental, serta tanggung jawab keagamaan dalam membangun rumah tangga. Hal ini
diharapkan dapat mengubah paradigma masyarakat di Kabupaten Pinrang mengenai
dampak jangka panjang dari pernikahan dini," jelasnya.
Penelitian
ini diharapkan mampu memberikan kontribusi praktis bagi pemangku kepentingan di
Kabupaten Pinrang, khususnya dalam menyusun kebijakan edukasi keluarga yang
lebih menyasar akar permasalahan.
Capaian Akademik di Konsentrasi Pendidikan dan Keguruan
Sidang
terbuka ini dipimpin oleh jajaran pimpinan sidang serta dihadiri oleh tim
promotor dan penguji. Suasana sidang berlangsung khidmat saat promovendus
menjawab berbagai pendalaman materi terkait metodologi dan implikasi teoretis
dari modul yang ia kembangkan.
Pencapaian
gelar Doktor ini mengukuhkan H. Sulaeman sebagai akademisi dengan konsentrasi
Pendidikan dan Keguruan yang siap memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan selesainya prosesi ini, Pascasarjana UIN Alauddin Makassar terus
menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan riset-riset yang relevan dengan
problematika umat dan bangsa.