Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Evaluasi Program Idad Lughawi Berbasis Model Kirkpatrick, Riset Doktor PBA UIN Alauddin Petakan Efektivitas Empat Maharah

Evaluasi Program Idad Lughawi Berbasis Model Kirkpatrick, Riset Doktor PBA UIN Alauddin Petakan Efektivitas Empat Maharah

Gowa  – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali melahirkan doktor di bidang Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Penelitian komprehensif yang diujikan kali ini membedah efektivitas program persiapan bahasa (I’dad Lughawi) menggunakan pendekatan evaluasi terintegrasi Model Kirkpatrick.

Ujian terbuka yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag. Di hadapan dewan sidang, promovendus Muhammad Yasin sukses mempertahankan disertasinya yang berjudul “Evaluasi Program I’dad Lughawi di Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar dengan Menggunakan Model Kirkpatrick Tahun Akademik 2025/2026”.

Penerapan Mixed Methods dan Analisis Empat Level

Riset evaluatif ini menggunakan pendekatan mixed methods (metode campuran) dengan desain convergent parallel. Penelitian melibatkan populasi 722 mahasiswa serta sampel 88 mahasiswa yang dipilih secara proportionate stratified sampling, disertai analisis penelusuran (tracer study) terhadap 125 alumni.

Pengujian difokuskan pada empat tingkatan evaluasi Model Kirkpatrick secara terstruktur:

  • Level 1 (Reaction): Mengukur respons dan penerimaan mahasiswa terhadap proses pembelajaran.

  • Level 2 (Learning): Menganalisis peningkatan empat keterampilan berbahasa (mahārah lughawiyyah) melalui pre-test dan post-test.

  • Level 3 (Behavior): Memantau perubahan perilaku berbahasa dan penerapan bahasa Arab dalam kegiatan harian.

  • Level 4 (Results): Menguji kontribusi jangka panjang program terhadap karier, studi lanjut, dan kiprah sosial alumni.

Dominasi Keterampilan Lisan dan Catatan Literasi

Berdasarkan olah data statistik deskriptif, N-Gain, paired sample t-test, dan effect size, penelitian ini mengungkap bahwa Program I’dad Lughawi secara umum berjalan sangat efektif. Pada level reaction, tingkat respons positif mahasiswa mencapai 89,35%.

Pada level learning, seluruh mahārah mengalami peningkatan signifikan ($p < 0>), dengan urutan capaian:

  1. Keterampilan Berbicara (Al-Kalām): Mencatatkan N-Gain tertinggi sebesar 86,74%.

  2. Keterampilan Menyimak (Al-Istimā‘): Mencatatkan N-Gain sebesar 65,34%.

  3. Keterampilan Membaca (Al-Qirā’ah): Mencatatkan N-Gain sebesar 37,60%.

  4. Keterampilan Menulis (Al-Kitābah): Mencatatkan N-Gain sebesar 29,96%.

Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan lingkungan berbahasa (bī’ah lughawiyyah) dan metode komunikatif di Ma'had Al-Birr memberikan dampak signifikan pada kemampuan lisan, namun masih memerlukan penguatan berdiferensiasi pada kemampuan literasi (membaca dan menulis).

Rekomendasi Pengembangan Kurikulum Berkelanjutan

Riset ini menegaskan relevansi Model Kirkpatrick sebagai instrumen evaluasi program bahasa Arab intensif. Untuk pengembangan ke depan, peneliti merekomendasikan perlunya integrasi media digital, optimalisasi pembalajaran berdiferensiasi untuk menjembatani keragaman kemampuan awal mahasiswa, serta perluasan pembinaan alumni secara sistematis.

Dengan selesainya prosesi sidang terbuka ini, Muhammad Yasin resmi menyandang gelar Doktor pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.