GOWA – Pascasarjana
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali melahirkan inovasi
akademis di bidang teknologi pendidikan. Sebuah model pembelajaran baru
berbasis student-centered learning resmi dipaparkan guna
mengatasi persoalan rendahnya daya ingat jangka panjang dan kurang optimalnya
pemanfaatan media visual di tingkat perguruan tinggi.
Gagasan ilmiah tersebut
dipertahankan oleh Rofiqah Al Munawwarah dalam Sidang Promosi
Doktor yang dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana UIN Alauddin
Makassar, Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag. Dalam ujian
terbuka tersebut, ia sukses mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengembangan
Model Pembelajaran Visualisasi, Interpretasi, Kolaborasi, dan Aplikasi (VIKA)
untuk Penguatan Memori Mahasiswa”.
Proses penyusunan riset hingga
ujian terbuka ini diselesaikan di bawah bimbingan tim promotor yang diketuai
oleh Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A., serta dua kopromotor,
yakni Dr. H. Muh. Rapi, M.Pd. dan Prof. Dr. Usman,
M.Pd.
Empat Pilar Model VIKA dan
Metodologi ADDIE
Riset pengembangan ini berangkat
dari kondisi objektif di lapangan yang menunjukkan bahwa proses perkuliahan
konvensional masih minim partisipasi aktif dan kurang memfasilitasi penguatan
memori jangka panjang mahasiswa. Untuk menjembatani kesenjangan tersebut,
peneliti merancang Model Pembelajaran VIKA menggunakan kerangka sistematis
ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).
Model VIKA mengintegrasikan empat elemen kunci dalam setiap proses pembelajaran:
- Visualisasi: Mengoptimalkan media digital interaktif untuk mempermudah penyerapan materi.
- Interpretasi: Mengasah pemahaman mendalam dan daya kaji kritis mahasiswa.
- Kolaborasi: Mendorong kerja sama tim dan interaksi diskusi aktif.
- Aplikasi: Menerapkan teori ke dalam praktik nyata.
Tingkat Validitas Tinggi dan
Implikasi Pendidikan
Di hadapan tim penguji yang
terdiri atas Prof. Dr. Sitti Mania, M.Ag., Dr. M. Yusuf T,
M.Ag., dan Dr. Hj. Andi Halimah, M.Pd., hasil pengujian
lapangan menunjukkan capaian yang signifikan. Penilaian ahli (expert
judgment) menyatakan model VIKA berada pada kategori Sangat Valid.
Pada tahap implementasi, model ini mengantongi skor kepraktisan 4,00 serta
mencatatkan nilai efektivitas N-Gain sebesar 0,67 (kategori
tinggi), yang membuktikan secara terukur kemampuannya dalam meningkatkan daya
ingat dan retensi materi perkuliahan.
Inovasi ini diharapkan dapat
menjadi acuan strategis bagi dosen dan pengelola perguruan tinggi dalam
mengadopsi model pembelajaran berbasis teknologi digital yang adaptif,
interaktif, dan berorientasi pada penguatan kapasitas kognitif mahasiswa.
Dengan tuntasnya prosesi ujian
terbuka ini, Rofiqah Al Munawwarah resmi menyandang gelar
Doktor pada Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.