Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Kaji Penguatan Identitas Qur'ani untuk Kebangkitan Peradaban, Pascasarjana UIN Alauddin Gelar Seminar Internasional

Kaji Penguatan Identitas Qur'ani untuk Kebangkitan Peradaban, Pascasarjana UIN Alauddin Gelar Seminar Internasional

GOWA – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sukses menyelenggarakan agenda akademik berskala global melalui Seminar Internasional. Kegiatan ilmiah ini dilaksanakan secara tatap muka bertempat di Ruang Promosi Gedung Pascasarjana Kampus II UIN Alauddin Makassar, Samata-Gowa.

Seminar internasional kali ini mengangkat tema besar yang berfokus pada pemikiran tokoh pembaru Islam terkemuka, yakni: "Said Nursi's Perspective on Building a Qur'anic Identity for the Revival of Islamic Civilization and the Sustainability of the Universe". Forum ini menjadi ruang strategis bagi para akademisi, dosen, serta mahasiswa magister dan doktor untuk mendalami bagaimana pembentukan identitas berbasis Al-Qur'an mampu menjadi motor penggerak kebangkitan peradaban Islam sekaligus menjaga keberlanjutan alam semesta di era modern.

Menghadirkan Pembicara Lintas Negara

Acara diawali dengan sambutan hangat (Welcome Speech) oleh Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag.. Selain itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan Juhannis, MA., Ph.D., turut hadir dan memberikan pandangannya yang komprehensif bertindak sebagai Keynote Speaker utama.

Guna membedah tema tersebut secara mendalam dari berbagai sudut pandang keilmuan kontemporer, Pascasarjana menghadirkan deretan narasumber (Speakers) ahli dari dalam dan luar negeri, yaitu:

  1. Syekh Ahmad Mustafa (Pengasuh Madrasah Al-Imam Badiuzzaman Sa'id Nursi di Kairo, Mesir).

  2. Ustaz Sabri Okur (Direktur Madrasah Said Nursi di Umraniye, Istanbul, Turki).

  3. Prof. Wahyuddin Halim, MA., Ph.D. (Guru Besar Antropologi Agama UIN Alauddin Makassar).

Dalam sesi pemaparan, para pemateri mengulas bagaimana mahakarya Said Nursi, yakni Risale-i Nur, menawarkan rekonsiliasi antara ilmu sains modern dan keimanan (tauhid). Pemikiran ini menekankan bahwa alam semesta adalah sebuah "kitab besar" yang merefleksikan nama-nama dan sifat Allah (Asmaul Husna), sehingga pelestarian alam merupakan bagian integral dari identitas seorang Muslim. Jalannya seminar berlangsung dinamis dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif berdialog langsung dengan para pembicara tamu.

Kolaborasi Global

Penyelenggaraan seminar ini merupakan hasil kerja sama sinergis antara Pascasarjana UIN Alauddin Makassar dengan lembaga internasional Istanbul Ilim ve Kultur Vakfi (Yayasan Istanbul untuk Sains dan Kebudayaan) serta Nur Semesta. Kolaborasi internasional ini diharapkan dapat terus memperluas jaringan akademik global kampus, meningkatkan mutu publikasi ilmiah, serta memberikan kontribusi pemikiran yang nyata bagi tantangan dunia Islam kontemporer.