Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Doktor Baru Sinergikan Aplikasi Komputer dan Berpikir Komputasional, Pascasarjana UIN Alauddin Makassar Lahirkan Inovasi Bahan Ajar Calon Guru

Doktor Baru Sinergikan Aplikasi Komputer dan Berpikir Komputasional, Pascasarjana UIN Alauddin Makassar Lahirkan Inovasi Bahan Ajar Calon Guru

GOWA – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menelurkan pemikiran baru di bidang pendidikan melalui Sidang Promosi Doktor yang berlangsung khidmat. Penelitian yang diujikan kali ini menawarkan solusi praktis untuk memperkuat kompetensi digital dan pedagogis mahasiswa calon guru melalui pendekatan berpikir terstruktur.

Dalam sidang terbuka tersebut, promovendus Hasriadi sukses mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengembangan Buku Ajar Aplikasi Komputer Berbasis Computational Thinking di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Palopo”. Riset ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penyediaan bahan ajar yang mampu menyelaraskan penguasaan teknologi informasi dengan tugas-tugas keguruan berbasis teknologi.

Jalannya sidang khidmat ini dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Hasyim Haddade, M.Ag. Selama proses penyusunan hingga promosi, Hasriadi dibimbing oleh tim promotor dan kopromotor yang terdiri atas Prof. Dr. Hj. Misykat Malik Ibrahim, M.Si., Dr. Hj. Yuspiani, M.Pd., dan Dr. Syamsuddin, M.Pd.I.


Solusi Kesenjangan Pembelajaran Lewat Model ADDIE

Riset yang dilakukan oleh Hasriadi menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data penelitian dikumpulkan secara komprehensif melalui lembar validasi ahli, angket respons pengguna, lembar observasi, pedoman wawancara, hingga tes hasil belajar, yang kemudian diolah menggunakan pendekatan statistik deskriptif dan analisis kualitatif.

Berdasarkan temuan di lapangan, peneliti mendeteksi adanya kesenjangan aplikatif, kognitif, dan kontekstual dalam pembelajaran aplikasi komputer selama ini. Sebagai solusi konkret, buku ajar yang dikembangkan mengintegrasikan empat prinsip utama computational thinking, yaitu:

  • Dekomposisi: Kemampuan memecah masalah kompleks menjadi bagian-bagian kecil.

  • Pengenalan Pola: Menemukan kesamaan atau tren dalam masalah.

  • Abstraksi: Memfokuskan diri pada informasi penting dan mengabaikan detail yang tidak relevan.

  • Perancangan Algoritma: Menyusun langkah-langkah logis untuk menyelesaikan masalah.

Prinsip-prinsip berpikir tersebut dituangkan secara sistematis ke dalam setiap materi pelajaran, aktivitas praktik, studi kasus, hingga tugas-tugas keguruan yang dihadapi mahasiswa.


Kelayakan Produk dan Implikasi Akademik

Melalui proses pengujian yang matang, produk buku ajar inovatif ini dinilai sangat layak dari berbagai aspek, mulai dari konten materi, penyajian, aspek kegrafikan, hingga tata kebahasaan. Saat diimplementasikan, buku ajar ini terbukti mampu menghadirkan keterlaksanaan pembelajaran yang efektif, memicu respons positif, serta sukses meningkatkan pemahaman mahasiswa secara terstruktur dan kontekstual.

Sidang terbuka ini dihadiri oleh tim penguji ahli yang terdiri dari Prof. Dr. H. Syahruddin Usman, M.Pd., Prof. Dr. H. Muhammad Ilyas Ismail, M.Pd., M.Si., dan Dr. M. Yusuf T, M.Ag. Dewan penguji mengapresiasi kontribusi praktis riset ini yang dinilai sangat ideal digunakan sebagai perangkat pembelajaran untuk memperkuat kompetensi digital calon guru, sekaligus menjadi rujukan strategis bagi dosen dalam mengelola perkuliahan berbasis pemecahan masalah.

Dengan selesainya prosesi ujian terbuka ini, Hasriadi resmi menyandang gelar Doktor pada Konsentrasi Pendidikan dan Keguruan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.