GOWA – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali melahirkan doktor baru di bidang komunikasi dan penyiaran Islam. Penelitian terbaru yang diujikan berhasil membedah pola komunikasi profetik para dai dalam membina generasi muda di Kota Makassar.
Dalam Sidang Promosi Doktor yang berlangsung khidmat, promovendus Fauziah Ramdani sukses mempertahankan disertasinya yang berjudul “Komunikasi Profetik Dai Wahdah Islamiyah dalam Pembinaan Generasi Muda di Kota Makassar”. Riset ini difokuskan pada tiga hal utama, yakni proses internalisasi nilai profetik dalam diri dai, praktik komunikasi dakwah di lapangan, serta persepsi generasi muda terhadap pola komunikasi yang dibangun.
Jalannya ujian terbuka ini dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag. Dalam proses penyusunan riset hingga promosi, Fauziah Ramdani dibimbing oleh promotor Prof. Dr. H. Firdaus Muhammad, M.Ag., bersama dua kopromotor, yakni Dr. Ramsiah Tasruddin, M.Si. dan Dr. H. Suf Kasman, S.Ag., M.H., M.Pd.
Penerapan Prinsip Komunikasi Al-Qur'an dalam Dakwah
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil riset menunjukkan bahwa pembentukan karakter profetik seorang dai melalui tiga tahapan internalisasi nilai, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai.
Pada tataran praktis, komunikasi profetik yang diterapkan para dai mengacu pada prinsip-prinsip komunikasi Al-Qur'an, yaitu:
- Qaulan Sadidan: Perkataan yang benar dan jujur.
- Qaulan Layyinan: Perkataan yang lembut dan santun.
- Qaulan Balighan: Perkataan yang menyentuh dan komunikatif.
- Qaulan Maysuuran: Perkataan yang mudah dipahami dan menenangkan.
Prinsip-prinsip ini diwujudkan melalui pendekatan persuasif tanpa menghakimi mad'u (objek dakwah). Temuan riset juga menguraikan bahwa persepsi negatif awal akibat stereotip penampilan dapat berubah menjadi positif setelah adanya interaksi langsung. Meski begitu, penggunaan bahasa yang masih formal serta penguatan komunikasi nonverbal menjadi catatan evaluasi agar dakwah lebih dekat dengan keseharian anak muda.
Kehadiran Penguji Eksternal dan Implikasi Akademik
Sidang promosi doktor ini turut menghadirkan penceramah kondang Dr. H. Das'ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.H., Ph.D. sebagai Penguji Eksternal, serta tim penguji internal yang terdiri atas Prof. Dr. H. Mahmuddin, M.Ag., Dr. Kamaluddin Tajibu, M.Si., dan Dr. Rahmawati Haruna, S.S., M.Si.
Secara akademik, disertasi ini memperkuat kajian komunikasi dakwah dengan menawarkan gagasan Komunikasi Profetik Reflektif-Transformatif yang Nonkoersif. Konsep ini menempatkan dakwah sebagai sarana transformasi nilai yang berpijak pada karakter kenabian melalui penguatan keyakinan dan sikap. Secara praktis, hasil riset merekomendasikan pentingnya pengembangan pola komunikasi yang dinamis, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan sosial generasi muda.
Dengan selesainya prosesi ujian terbuka ini, Fauziah Ramdani resmi menyandang gelar Doktor pada Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.