Gowa - Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin
Makassar sukses menyelenggarakan Sidang Promosi Doktor pada Program Studi
Doktor Dirasah Islamiyah, Senin (27/04/2026). Dalam sidang ini, Farman
Fugor, S.Pd., M.Pd. resmi mempertahankan disertasinya yang mengangkat
problematika pendidikan karakter di lingkungan pesantren.
Promovendus mempresentasikan hasil penelitian mendalamnya yang
berjudul "Penerapan Pola Asuh Pembina Asrama dalam Pembentukan Akhlak
Santri di MTs As’adiyah Putra Macanang Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan".
Penelitian ini berfokus pada peran strategis pembina asrama sebagai ujung
tombak pembentukan moral dan etika santri di luar jam sekolah formal.
Pentingnya
Peran Pembina Asrama
Dalam
paparannya, Farman Fugor menyoroti bahwa pembentukan akhlak di lembaga
pendidikan Islam seperti MTs As’adiyah memerlukan sinergi yang kuat antara
kurikulum akademik dan pola pengasuhan di asrama. Pembina asrama tidak hanya
berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai figur orang tua dan teladan
(uswah) bagi para santri dalam kehidupan sehari-hari.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi institusi
pesantren, khususnya di Kabupaten Wajo, dalam mengoptimalkan sistem pengasuhan
guna melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi
juga memiliki kedalaman spiritual dan kemuliaan akhlak.
Sidang
Promosi Khidmat
Sidang yang
berlangsung di Aula Pascasarjana UIN Alauddin Makassar ini berjalan dengan
khidmat. Turut hadir dewan penguji, promotor, serta keluarga yang memberikan
dukungan langsung kepada promovendus. Kehadiran Farman Fugor sebagai doktor
baru di bidang Pendidikan dan Keguruan menambah deretan pakar yang diharapkan
mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan Islam di Sulawesi
Selatan.
Dengan hasil
yang memuaskan, Farman Fugor kini resmi menyandang gelar Doktor, menambah
kekuatan akademik pada almamater hijau UIN Alauddin Makassar.